
AgentID
Satu identitas, memori, & inbox untuk setiap AI agent Anda
Tentang AgentID
AgentID hadir sebagai rumah tengah bagi seluruh AI agent yang Anda jalankan. Bayangkan memiliki satu identitas yang terdefinisi dengan jelas — nama, suara, memori, alat, hingga kotak masuk email sungguhan — lalu menerapkannya di mana saja, baik di Claude, Cursor, ChatGPT, Codex, maupun platform lainnya.
Dengan AgentID, setiap agent Anda tidak hanya bekerja, tapi juga mengingat apa yang penting di setiap sesi. Mereka saling berbagi konteks, collaborate dalam tugas, dan beroperasi seolah-olah memiliki kepribadian utuh. Koneksi dapat dilakukan dalam 30 detik saja via MCP, SDK, API, atau sekadar tempel system prompt.
Fitur-fitur andalannya meliputi:
- Agent Inbox — setiap agent kini memiliki alamat email sendiri (handle@agentid.live) dengan routing email sungguhan tanpa setup ribet.
- In-app AI Helper — asisten context-aware yang built-in di setiap halaman, mengenal workspace dan identitas Anda.
- Hosted Chat — antarmuka percakapan bawaan untuk setiap agent yang bisa dishare atau disematkan.
- Smarter LLM Routing — dukungan Google Vertex AI ditambahkan ke dalam pool bersama Groq, Cerebras, Mistral, dan OpenRouter untuk uptime lebih baik dan automatic fallback.
- 186+ Identity Library — launch agent dengan identitas siap pakai dalam satu klik untuk berbagai peran: desainer, strategist, coder, writer, researcher.
- 250+ App Connectors — integrasi Composio memberikan akses OAuth ke Gmail, GitHub, Slack, Notion, dan 250+ aplikasi lainnya.
Mulai gratis, upgrade ke Pro untuk 1 juta tokens/bulan, agent dan identitas tak terbatas, serta kolaborasi tim.
Galeri & Cuplikan




Kisah & Pandangan
Tim di balik AgentID baru saja mengumumkan serangkaian pembaruan besar yang membuat platform mereka semakin matang dan powerful. Menurut sumber yang dekat dengan tim pengembang, mereka telah bekerja keras untuk menghadirkan fitur-fitur yang benar-benar dibutuhkan oleh pengguna AI agent sehari-hari.
Salah satu gebrakan terbesar adalah kehadiran Agent Inbox — sebuah kotak masuk email dedicated untuk setiap agent. "Setiap agent kini memiliki alamat email sungguhan, bukan sekadar fitur otomatis," jelas seseorang yang mengetahui perkembangan produk ini. Emails dapat dibaca dan dibalas langsung dari dalam aplikasi, seolah-olah agent tersebut memang memiliki kepribadian dan identitas utuh.
Selain itu, tim juga memperkenalkan In-app AI Helper yang context-aware — asisten yang memahami workspace, agent, dan identitas pengguna sehingga bisa membimbing langkah demi langkah. Ada juga Hosted Chat yang memungkinkan setiap agent memiliki antarmuka percakapan sendiri, siap dishare atau disematkan di mana saja.
Dari sisi teknis, pemilihan LLM变得更加 lebih cerdas dengan ditambahkan Google Vertex AI ke dalam opsi routing. "Dengan begitu, pengguna mendapatkan uptime lebih stabil dan automatic fallback jika satu provider mengalami masalah," tambah sumber tersebut.
Yang tak kalah menarik adalah Identity Library yang kini berisi 186+ identitas siap pakai, serta Composio integration yang membuka akses ke 250+ aplikasi populer. "Satu klik untuk authorize per agent, dan semuanya terkoneksi," katanya.
Platform ini masih tersedia gratis untuk memulai, dengan opsi Pro untuk kebutuhan yang lebih intensif. Sebuah langkah yang dianggap cerdas oleh para pengamat industri, mengingat semakin banyak developer dan profesional yang membutuhkan cara mudah mengelola multiple AI agents dalam workflow mereka.




