Flitch
Ubah Data jadi Dashboard Interaktif dalam Hitungan Menit
Tentang Flitch
Flitch adalah alat pembuat dashboard berbasis AI yang memungkinkan siapa pun mengubah data menjadi visualisasi analytics yang menarik dan dapat dibagikan hanya dalam hitungan menit.
Bayangkan Anda tidak perlu lagi menulis kode rumit atau menghabiskan waktu berhari-hari untuk membuat laporan analytics. Dengan Flitch, Anda cukup menghubungkan sumber data Anda—mulai dari file CSV, Google Drive, SharePoint, warehouse data, API, bahkan file PDF dan teks—lalu deskripsikan apa yang Anda butuhkan dalam satu prompt. Sisa pekerjaan, mulai dari tata letak, grafik, styling, hingga koneksi data, ditangani sepenuhnya oleh AI.
Namun yang membuat Flitch berbeda adalah kemampuannya untuk memeriksa dan mengedit data secara langsung. Ini adalah fitur krusial ketika membangun dashboard dengan bantuan AI, karena Anda bisa memastikan setiap nilai data akurat sebelum dipublikasikan.
Setelah dashboard siap, satu klik就够了 untuk mempublikasikannya—baik hanya untuk tim Anda maupun untuk publik. Dashboard Anda akan selalu up-to-date dan interaktif.
Berbeda dengan builder AI umum, Flitch dirancang khusus untuk analytics data dengan perpustakaan grafik yang lebih lengkap, pemodelan data (relasi, join, calculated fields), serta fitur data refresh otomatis.
Mulai gratis—tanpa perlu menyediakan data, Anda bisa langsung mencoba dengan dataset contoh yang sudah disiapkan.
Galeri & Cuplikan




Kisah & Pandangan
Selama sembilan bulan, seorang developer bekerja seorang diri untuk mewujudkan sebuah visi: membuat analytics data bisa diakses oleh semua orang, bukan hanya mereka yang memiliki kemampuan teknis tinggi.
Hasilnya adalah Flitch—sebuah platform yang mengubah cara orang berinteraksi dengan data mereka. Dengan pendekatan "connect, describe, publish," siapa pun bisa memiliki dashboard analytics profesional tanpa perlu menulis satu baris kode pun.
Peluncurannya di platform produk memicu antusiasme tinggi dari komunitas. Banyak yang langsung penasaran dengan berbagai aspek teknis, mulai dari bagaimana data refresh bekerja—apakah terjadwal secara berkala atau koneksi permanen—hingga bagaimana fitur version history menangani proses restore. Yang terakhir ini menarik karena pertanyaan yang muncul adalah: saat melakukan restore, apakah yang kembali hanya tata letak visual saja, atau juga model data dan kalkulasi di baliknya?
Flitch juga menjawab kekhawatiran yang sering muncul saat menggunakan AI untuk analytics: kepercayaan terhadap data. Makanya, mereka menyediakan инструменты untuk inspect dan edit setiap nilai secara langsung, memberikan transparansi penuh atas apa yang ditampilkan dashboard.
Dengan pendekatan yang berfokus pada kemudahan dan akurasi, Flitch membuktikan bahwa membangun dashboard analytics yang indah dan informatif tidak harus memakan waktu lama—cukup beberapa menit, dan hasilnya bisa langsung dibagikan ke dunia.




