HiveTerm 0.16 - Voice
Kelola semua AI coding agent dengan suara di satu terminal
Tentang HiveTerm 0.16 - Voice
Bayangkan satu terminal yang bisa menjalankan semua AI coding agent favorit Anda — Claude Code, Codex, Gemini, dan Cursor — sekaligus dalam tampilan split pane yang rapi.
HiveTerm 0.16 hadir dengan fitur voice input native yang revolucioner. Tekan Cmd+Shift+M dari mana saja, ucapkan prompt Anda, dan langsung kirim ke agent yang sedang aktif. Semua proses recording dilakukan langsung oleh mikrofon sistem (via cpal di Rust), bukan dari browser, sehingga lebih stabil dan responsif.
Keunggulan utama HiveTerm:
- Konfigurasi simpel via hive.yml — definisikan proses dan agent Anda sekali, jalankan dengan satu perintah `hv swarm`
- MCP Server built-in (disebut "Queen") yang memungkinkan agentspawn sub-agent secara otomatis
- Voice Activity Detection yang intelligent — berhenti otomatis saat Anda diam
- Pilihan transcription provider — OpenAI Whisper atau Groq
- Per-language prompt biasing — memahami kosakata developer, tidak salah deteksi perintah singkat
- Safety first — voice TIDAK auto-submit, Anda selalu review sebelum mengirim
Built dengan Rust + React + Tauri, tersedia untuk macOS, Windows, dan Linux. Tingkatkan produktivitas coding Anda dengan cara yang lebih natural — cukup bicara.
Galeri & Cuplikan


Kisah & Pandangan
Ebrahim, seorang developer yang juga founder HiveTerm, pernah mengalami frustrasi yang sangat familiar di kalangan programmer: terlalu banyak terminal terbuka sekaligus.
Setiap hari, dia harus bolak-balik antara terminal untuk `npm run dev`, jendela Claude Code untuk coding assistance, tab log tailing untuk debugging, dan satu lagi untuk sub-agent yang berjalan di background. Context switching yang konstan ini menjadi gesekan yang menggerogoti produktivitas setiap jamnya.
Dua tahun lalu, Ebrahim memutuskan untuk membangun solusi sendiri. Dia merancang HiveTerm sebagai "sarang" terpusat di mana semua proses development dan semua AI agent bisa berjalan berdampingan dalam satu workspace. Konsepnya sederhana tapi powerful: definisikan semuanya dalam sebuah file hive.yml, jalankan satu perintah, dan seluruh ecosystem Anda booting bersamaan dengan tampilan split pane yang tertata rapi.
Tapi Ebrahim tidak berhenti sampai di situ. Timnya menyadari bahwa mengetik prompt — bahkan yang pendek — tetap saja interupsi. Bagaimana kalau kita bisa just speak?
Fitur voice input di versi 0.16 ini lahir dari kebutuhan nyata. Ebrahim dan timnya membangun native mic capture langsung di level sistem (bukan menggunakan WebView atau getUserMedia yang rentan lag), menambahkan Voice Activity Detection yang bisa mendeteksi keheningan, dan yang paling penting — memastikan transcribed text selalu di-review sebelum dikirim. "Voice untuk capture speed, bukan blind submission," tegas Ebrahim dalam pengumumannya.
Saat ini HiveTerm sudah mendukung macOS, Windows, dan Linux. Ebrahim sendiri mengakui bahwa Linux adalah platform yang paling perlu diuji dari sisi permission mikrofon, dan dia sangat terbuka menerima feedback dari komunitas.
Makers (Pembuat)
Suka dengan AI Tool ini?
Coba langsung HiveTerm 0.16 - Voice sekarang dan tingkatkan produktivitasmu.
Coba Sekarang



