
Seddle: Agents for Audience Engagement
AI Agent untuk Engagement Audiens - Tanpa Coding!
Tentang Seddle: Agents for Audience Engagement
Seddle adalah platform no-code yang memungkinkan Anda membuat dan menerapkan AI agent yang sesuai dengan branding perusahaan hanya dalam hitungan menit, tanpa perlu menulis kode sama sekali.
Dengan Seddle, tim non-teknis seperti product manager, HR leader, researcher, community manager, dan event manager dapat menciptakan AI agent yang memahami konteks bisnis, menjaga konsistensi merek, dan berinteraksi secara personal dengan audiens target.
Proses kerja Seddle terdiri dari tiga fase utama:
- Create: Tentukan tone, bahasa, guardrails, knowledge base, branding, dan pengaturan lainnya. Seddle menangani infrastruktur kompleks seperti integrasi LLM, vector search, RAG, keamanan, dan deployment.
- Simulate: Uji AI agent dengan profil audiens sintetis sebelum launch. Validasi kualitas percakapan, identifikasi celah pengetahuan, dan uji ketangguhan guardrails sebelum audiens benar-benar bergabung.
- Engage: Sajikan antarmuka brandable yang dapat dibagikan via URL, QR code, atau embed widget. AI agent berinteraksi melalui percakapan personal dan asinkron, sementara Seddle memantau secara real-time, menganalisis tema kunci, tren sentimen, dan menghasilkan laporan PDF yang bisa disesuaikan dengan branding.
Hasil yang bisa Anda dapatkan dalam hitungan jam, bukan minggu. Gratis untuk memulai - buat agent pertama Anda dalam kurang dari 10 menit!
Galeri & Cuplikan




Kisah & Pandangan
Dustin adalah seorang veteran yang pernah mengabdi di militer Amerika Serikat sebelum kemudian bekerja sebagai Solutions Architect di AWS, membantu perusahaan-perusahaan besar membangun infrastruktur cloud. Pengalaman di dua dunia yang berbeda ini mengajarkannya satu pelajaran penting: masalah yang kompleks membutuhkan solusi yang sederhana dan andal.
Saat mempelajari laporan State of AI dari McKinsey di November 2025, Dustin menyadari bahwa meskipun 88% organisasi telah bereksperimen dengan AI, sebagian besar tim masih terjebak dalam fase eksperimen. Hambatan terbesar? Kompleksitas teknis. Ironisnya, studi dari Anthropic menunjukkan bahwa hampir 50% dari semua panggilan tools AI agent terkonsentrasi hanya di satu kategori: rekayasa perangkat lunak dan penulisan kode. Padahal, ada puluhan kasus penggunaan praktis lainnya yang hampir belum disentuh.
Dari observasi ini, Dustin melihat celah besar: sebagian besar alat AI agent saat ini dibangun oleh pengembang, untuk pengembang. Ini meninggalkan mayoritas tim non-teknis yang sebenarnya sangat bisa diuntungkan dari kehadiran AI agent, tapi tidak memiliki keahlian teknis untuk membuatnya.
Terinspirasi oleh pengalaman hidupnya, Dustin memutuskan membangun Seddle - sebuah primitif baru yang memungkinkan tim non-teknis dan UMKM memanfaatkan kekuatan AI agent tanpa harus mempelajari istilah teknis seperti token, LLM, vector embedding, guardrails, pemilihan model, dan autentikasi.
Pada April lalu, Dustin melakukan soft launch dan mulai berbicara dengan lebih dari 25 pengguna awal yang secara langsung memengaruhi roadmap pengembangan produk ke depan. Saat ini, Seddle dibangun sepenuhnya di atas infrastruktur AWS, dengan semua detail arsitekturnya yang transparan dan bisa dilihat di blog engineering mereka.
Makers (Pembuat)
Suka dengan AI Tool ini?
Coba langsung Seddle: Agents for Audience Engagement sekarang dan tingkatkan produktivitasmu.
Coba Sekarang


